KEMULIAAN ADAM DAN KEDURHAKAAN IBLIS

بـــــــسم اللّـــــــه الرّحمن الرّحيـــــــم  


السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Renungkanlah bagaimana Allah SWT menetapkan alasan bagi Adam sebelum dipindahkan ke bumi. Allah juga memberitahukan para malaikat tentang keutamaan dan kemuliaan Adam as. Bahkan Allah memuji-muji namanya Adam sebelum diciptakan; pada firman-Nya;
إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً
"Aku hendak menjadikan khalifah di bumi."(QS. Al-Baqarah [2]: 30)

Renungkanlah pula bagaimana Allah menggelari Adam sebagai khalifah bahkan sebelum ia diciptakan. Lebih dari itu, Allah mewujudkan Alasannya itu sebelum ia diturunkan ke bumi; sebagaimana termaktub dalam ayat tersebut di atas. Seperti itulah gambarannya; seseorang yang mencinta akan membuatkan alasan kekasihnya sebelum ia melakukan kesalahan.
Allah SWT meletakkan jasad Adam di dekat Pintu Surga selama 40 tahun Setelah Dia menciptakan bentuknya. Hal ini menunjukkan bahwa seorang pencinta sejati akan setia menanti di depan pintu kekasihnya. Selanjutnya, Dia menghempaskan di tempat yang hina. Hal itu agar ia tidak takjub pada dirinya sendiri ketika para malaikat diperintahkan bersujud kepadanya. Suatu ketika, iblis berlalu di hadapan jasad Adam. Ia pun takjub dan berkata: "Engkau diciptakan untuk sesuatu perkara rahasia." Lalu iblis masuk ke dalam tubuh Adam melalui mulutnya hingga keluar lagi melalui duburnya: "Seandainya aku diberi kekuasaan atas, niscaya aku akan membinasakan; sedangkan an Seandainya kamu diberi kekuasaan, di saya aku akan mendurhakaimu! saat itu iblis belum tahu bahwa kebinasaan nya karena peran Adam. Ketika iblis melihat ada masih berupa bongkahan tanah, Ia Pun meremehkannya. Setelah Allah membentuk tanah itu menjadi suatu sosok sedemikian rupa, iblis pun mulai terjangkiti penyakit dengki dan ketika ruh ditiupkan ke dalam jasad tersebut itu pun seakan akan mati.
Sesudah itu Allah menghadirkan Adam di atas permadani kemuliaan lalu semua makhluk yang ada di hadapkan kepadanya. Didatangkanlah para malaikat yang sebelumnya mempertanyakan penciptaan Adam kepada Allah: "Padahal kami senantiasa Bertasbih." Lalu Allah memerintahkan kepada mereka: "Sebutkanlah kepadaku nama semua benda ini." sementara itu, Allah masih menyembunyikan dari mereka sebuah bukti bahwa Adam pantas untuk mendapatkan kehormatan tersebut. Kemudian Allah mengajarkan nama-nama benda tersebut kepada Adam. Akhirnya, kepala-kepala mereka tertunduk penuh pengakuan. Lalu, Allah berseru dihadapan sekumpulan malaikat tersebut: "Sujudlah kalian kepada Adam." Mereka pun segera bersuci dari hadas yaitu klaim mereka sebelumnya "Padahal kami senantiasa Bertasbih", dengan air udzur dari bejana pengakuan "Tidak ada yang kami ketahui." Kemudian para malaikat itu pun bersujud dalam kondisi Suci penuh penyerahan diri kepada Allah.
Berbeda dengan iblis. Dia tetap berdiri di sisi yang lain dan menolak untuk bersujud karena ia Itu kotoran yang bercampur najis pembangkangan. Najisnya itu tidak akan hilang walaupun setelah disucikan dengan air. Sebab najis iblis adalah najis yang bersifat 'ainiyyah (benda padat). Setelah penciptaan Adam sempurna, dikatakanlah: "Harus ada sesuatu yang menjaga kebaikan pada makhluk ini pada posisi terhormat."

SUMBER
📖 Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah
🌏 Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi'i
📚 Fawaidul Fawaid

 -----------------------------------------------

📷 Instagram : @rohisannida13
📹 Youtube : Rohis Annida

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RAHASIA DIBALIK IBADAH SUNNAH

Kesehatan dalam islam

PEREMPUAN HAIDH MASUK MASJID