MENANAM DO'A
بـــــــسم اللّـــــــه الرّحمن
الرّحيـــــــم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
"Tanamlah Do'a di kala lapang agar dikabulkan Do'a di kala sempit"
Do'a ibarat . Kita tak pernah tahu kapan dan seperti apa ia kan dikabulkan. Namun, yakinlah bahwa ia pasti tumbuh, sebab janji-Nya takkan pernah luput.
Dan layaknya bibit. Doa yang kita panjatkan mestilah sesuatu yang baik hingga layaklah kita berharap hasil yang baik pula. Sebab, takkan tumbuh buah manis jika ditanam sembarang bibit.
Persis seperti bibit pula, doa pun perlu perawatan. Siram ia dengan ilmu dan amal hingga tumbuh subur dan berbuah ranum.
Demikian pula Do'a. Ia mesti ditanam justru di kala lapang, hingga tak hadir sesal di kala sempit. Dan aku tak bermaksud mengatakan bahwa kesempitan itu ada di dunia. Kesempitan sejati, adalah dijalan keabadian nanti. Di masa ketika. tiada amal kan dicatat lagi. Ialah masa memanen, segala yang kita lakukan kini.
Menyadari ini, adakah kau rasa berat tuk menjadi pribadi taat, wahai diri? Sedang apa yang kau lakukan kini, adalah apa yang kan kau nikmati di keabadian nanti?
SUMBER
📖 Teddi Prasetya Yuliawan
🌏 Penerbit Tiga Serangkai
📚 Nasihat Diri
-----------------------------------------------
📷 Instagram : @rohisannida13
📹 Youtube : Rohis Annida
Komentar
Posting Komentar