COBAAN ORANG MUKMIN
بـــــــسم اللّـــــــه الرّحمن الرّحيـــــــم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tujuan utama dalam pembahasan ini adalah menerangkan bahwa manusia pasti akan merasakan ujian yang menyakitkan, dan tidak ada seorang pun yang dapat terlepas dari sakitnya ujian tersebut.
Oleh sebab itu, Allah SWT menyebutkan didalam Al-Qur'an bahwa manusia pasti akan diberikan-Nya cobaan; bisa berupa kesenangan dan juga berupa kesulitan. Manusia pasti diuji dengan sesuatu yang membahagiakan dan menyedihkan. Tujuannya supaya hamba-Nya dapat bersabar dan bersyukur; sebagaimana disebutkan dalam beberapa firman Allah SWT dibawah ini:
إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْضِ زِينَةً لَهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
"Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya."
(QS. Al-Kahfi [18]: 7)
وَبَلَوْنَاهُمْ بِالْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
"Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)." (QS. Al-A'raf [7]: 168)
قَالَ اهْبِطَا مِنْهَا جَمِيعًا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلا يَضِلُّ وَلا يَشْقَى (123) وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى (124)
Allah berfirman, "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kalian menjadi musuh bagi sebagian yang lain, maka jika datang kepada kalian petunjuk dari-Ku, lalu barang siapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barang siapa berpaling dari per ingatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” (QS. Thaha [20]: 123-124)
أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar."
(QS. Ali Imran [3]: 142)
Sebelumya, Allah SWT juga berfirman di dalam surah Al-Baqarah, pada ayat ke-214 dan mayoritas ayat dalam surah Al-Baqarah diturunkan sebelum surah Ali Imran:
أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat."
(QS. Al-Baqarah [2]: 214)
Nafsu dalam tubuh anak Adam tidak akan suci dan baik sebelum dibersihkan dengan ujian cobaan dari-Nya. Sementara itu, mengingat nafsu memiliki sifat bodoh lagi zhalim, dan ia meruapakan sumber dalam segala keburukan yang dirasakan seorang hamba; maka tidak lah mungkin keburukan itu menimpa manusia melainkan dikarenakan oleh nafsu(Nya).
Sumber
📖 Syamsuddin Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah
🌏 Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi'i
📚 Fawaidul Fawaid
-----------------------------------------------
📷 Instagram : @rohisannida13
📹 Youtube : Rohis Annida
Komentar
Posting Komentar